BLOG

Selamat datang di Yayasan Villa Pemulihan Pelita. Ditempat ini kami percaya Tuhan sanggup menyentuh hati dan mengubah serta memulihkan mereka yang terluka / jiwanya sakit.

Saat Remaja Stres, Begini Saran untuk Mengatasinya

  • 18 April 2018
  • Admin

Jakarta - Dengan segudang aktivitas, tidak jarang para remaja mengalami stres. Walaupun stres mungkin dapat hilang dengan sendirinya, tetapi orang tua diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan mulai membicarakan kesehatan mental dengan anak remajanya.

Pada anak-anak di usia remaja dan dewasa muda, jika diberi kesempatan, mereka sebenarnya akan selalu ingin tahu, bergerak, dan inovatif. Mereka juga menantang status quo, ingin selalu mempercepat kemajuan, dan memajukan potensi manusia. Namun, di banyak bagian dunia, termasuk negara-negara berpenghasilan tinggi, kehidupan dan prospek remaja dan anak muda telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

"Jika Anda peduli, cobalah untuk berbicara dengan mereka secara terbuka tanpa konfrontatif. Jangan marah atau menghakimi, tetapi yakinkanlah mereka bahwa Anda berada di pihak yang sama dengan mereka dan ingin membantu. Pikirkan juga tentang apa yang memicu perilaku menghakimi diri sendiri itu. Dan, jika Anda bisa, carilah layanan dari dokter profesional," ungkap Nick Haroop dari Young Minds.

Sementara itu, studi dari The Lancet Commision mengungkapkan, menyakiti diri sendiri adalah penyebab terbesar kematian orang berusia 20-24 tahun di Inggris. Menanggapi hasil penelitian ini, komisi telah menyerukan tindakan mendesak untuk mengatasi kesehatan mental pada orang muda.

Hasil studi juga menemukan bahwa masalah kesehatan mental menjadi penyebab utama stres pada orang-orang muda di seluruh dunia. Disebutkan juga, 10 persen dari orang muda di dunia mengidap depresi. Berarti, kondisi ini sudah menjadi penyebab terbesar sakit pada kelompok usia muda internasional.

Adapun alasan kaum muda stres diungkapkan dalam penelitian ini dikarenakan menganggur, mengikisnya perlindungan sosial, pengucilan, dan keterasingan serta radikalisasi pada banyak orang muda. Sehingga, untuk masa depan yang lebih baik, adalah sebuah kebutuhan yang mendesak untuk memerhatikan harapan dan kebutuhan kaum muda dan remaja.

"Beberapa orang muda mengatakan bahwa mereka menyakiti diri sebagai akibat dari perasaan kewalahan, stres, mati rasa, atau diasingkan oleh teman. Yang lain mengatakan sesuatu dalam lingkungan membuat mereka rentan. Patut diketahui, pengalaman setiap orang berbeda. Kaum muda juga memiliki perilaku yang berbeda daripada orang dewasa atau lansia, mereka lebih mudah untuk berbicara pada seseorang yang mereka percaya tentang apa yang sedang mereka alami," ujar Haroop, dikutip dari The Independent.


sumber : https://health.detik.com/anak-dan-remaja/3212954/saat-remaja-stres-begini-saran-untuk-mengatasinya
(rdn/vit)

Yayasan Villa Pemulihan Pelita

Kegiatan pelayanan kepada masyarakat bermasalah dan tertolak bisa berjalan dengan baik apabila seluruh lapisan masyarakat mendukung kegiatan tersebut. Dan sebagai warga negara Indonesia supaya memiliki perhatian terhadap permasalahan sosial yang ada dan ikut berkiprah untuk mewujudkan manusia Indonesia yang Pancasialis di bumi pertiwi Indonesia tercinta.

Archives

Saat Remaja Stres, Begini Saran untuk Mengatasinya

Dengan segudang aktivitas, tidak jarang para remaja mengalami stres. Walaupun stres mungkin dapat hilang dengan sendirinya, tetapi orang tua diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan mulai membicarakan kesehatan mental dengan anak remajanya. More